Festival FPN digelar sebagai ajang unjuk mencari bakat dan prestasi bagi seluruh pelajar di Sumsel.
Event tahunan RRI ini dipusatkan di halaman RRI Palembang dengan melibatkan ratusan pelajar tingkat SMA/SMK/MA sederajat.
“Melalui event ini para pemuda diharapkan konsisten dan komitmen terus menguatkan jiwa kebangsaan, persatuan dan kesatuan,” ujar Kepala Stasiun LPP RRI Palembang, Rahma Juwita di RRI Palembang, dilansir dari Antara Ahad (22/10/2023).
Menurut Rahma, persatuan dan kesatuan di antara generasi muda merupakan hal yang penting terlebih Indonesia akan memasuki tahun politik menyambut pesta demokrasi Pemilu 2024.
“Sebagian besar pemilih pada Pemilu 2024 nanti dari kalangan milenial dan Gen Z yang berasal dari kalangan pelajar, jadi mulai sekarang kita tetap jaga persatuan dan kesatuan,” katanya.
Bukan cuma menjadi wadah kreatifitas, FPN juga dapat dimanfaatkan sebagai ajang komunikasi antar sekolah untuk mempererat persatuan dan kesatuan pemuda khususnya bagi para pelajar melalui kegiatan yang positif.
“Kegiatan ini dari pelajar untuk pelajar. semuanya melibatkan kaum pelajar. Mulai dari ke panitiaanya, pembawa acaranya, pesertanya semua dari pelajar. Tujuannya pun untuk semangat tumbuhkembang kemampuan yang dimiliki, ” ujar Rahma.
Menanggapi hal itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Dinas Pendidikan Sumsel memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan FPN 2023 RRI Palembang.
Kegiatan pendidikan di luar sekolah seperti yang dilaksanakan RRI melalui FPN dianggap mampu mengembangkan potensi kecerdasan emosional peserta didik.
“Selain IQ _(Intelligence Quotient)_ ada juga yang namanya kecerdasan emosi, kecerdasan sosial, kecerdasan moral dan etika.
Kecerdasan non akademik itu adanya diluar kelas, salah satunya ada di FPN ini,” ungkap Kepala Seksi Peserta Didik SMA Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sumatera Selatan, Anang Purnomo Kurniawan, dalam sambutannya pada acara tersebut.
Menurut Anang, banyak hal yang dapat dimanfaatkan oleh para pelajar melalui kegiatan FPN dan para peserta harus menggunakan kesempatan ini untuk meningkatkan dan mengembangkan potensi diri mereka.
“Kalian para pelajar sangat beruntung berada disini. Disinilah kalian manfaatkan _communication skills, sharing knowledges, sharing experiences_ dan berkolaborasi untuk hal-hal yang baik,” imbuhnya.
Untuk diketahui, kegiatan ini diikuti lebih dari 100 peserta dan digelar dari tanggal 22-25 Oktober 2023 dengan melibatkan para pelajar, serta 30 pelaku usaha UMKM yang dimaksudkan sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi kerakyatan.






