Palembang, Arungmedia.com. —– –Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menentukan sapi untuk dikurbankan di Masjid Taqwa Kota Palembang pada Lebaran Idul Adha 17 Juni mendatang.
Pilihan presiden jatuh kepada si Bule, sapi kesayangan seorang ibu bernama Aprilia Cerry Natalin Rovita. Si Bule sudah dirawat sejak 2021.
Sapi dengan dominasi warna cokelat tua dan putih di bagian kepala ini berjenis simental dengan berat 1,130 ton yang dirawat di peternakan Dwikarya Farm, Jalan Pangeran Ayin, Sako.
“Saya dan suami (pemilik Dwikarya Farm) beli sapi ini di Lampung saat usianya 2 tahun dan beratnya hanya 320kg,” katanya, Sabtu (8/6/2024).
Kata Aprilia, sapi ini berbeda dari yang lainnya. Secara fisik dinilai sangat bagus karena punya warna bulu putih pada bagian kepala, dan bermata indah.
“Dia punya mata indah, kelopak mata dan bulu matanya putih, makanya diberi nama Bule, karena seperti bule,” ujarnya.
Selain punya mata yang indah, si Bule punya perilaku yang beda. Walaupun jantan, si Bule sangat manja, terutama saat dielus kepalanya, si Bule sangat nurut.
“Kalau dielus kepalanya, badannya, tidak berontak seperti sapi lain, nurut, setiap sore saya ajak ke lapangan, dia main tanah” katanya.
Berbadan gemoy, si Bule sempat dilakukan diet untuk menjaga kesehatannya agar tidak terlalu gemuk. Dari biasanya makan 10 kg sehari, menjadi 8 kg sehari.
“Sekarang sudah normal lagi pola makannya, dia makan ampas tahu, konsentrat tambahnya ada bekatul, kulit ubi, dan ampas ubi,” jelasnya.
Tahun lalu, menurutnya sudah ada yang ingin membeli si Bule, tetapi ditahan oleh Aprilia karena tidak rela si Bule dimiliki orang lain.
“Tapi kali ini ada tawaran untuk dijadikan kurban Presiden Jokowi. Saya sedih melepasnya, tapi saya bangga karena dipilih presiden,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Rahmat Mulia Harahap mengatakan, seperti tahun sebelumnya DKPP diminta mempersiapkan sapi presiden.
“Sudah ditentukan sapi dengan berat 1,130 ton ini untuk kurban Presiden Jokowi di Masjid Taqwa,” katanya saat meninjau sapi kurban Presiden Jokowi di Sako,” Sabtu (8/6/2024).
Rahmat mengatakan, setelah survei dan pemeriksaan kesehatan (sehat dan tidak cacat), sapi berusia 5 tahun milik Dwikarya Farm ini memenuhi syarat untuk dikurbankan.
“Harga penawaran dari pemilik Rp125 juta. Sebelumnya ada tiga peternakan yang direkomendasikan salah satunya di sini dan Tegal Binangun, ternyata di antara tiga pilihan jatuh pada sapi milik M Idil Fitriansyah pemilik Dwikarya Farm,” jelasnya.
Staf Administrasi Umum Sekretariat Presiden, Suprapto mengatakan Presiden Jokowi kurban di 38 provinsi termasuk Kota Palembang.
“Setelah melihat hasil survey semua sudah sesuai syarat tinggal dilaporkan lagi ke pimpinan, untuk perlakuan terhadap sapi kurban presiden ini semuanya sama,” jelas Suprapto.






