Palembang,Arungmedia.com–Sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan khususnya beras, kami terus menggencarkan operasi pasar di seluruh wilayah Sumatra Selatan,” Kata Pemimpin Wilayah Kanwil Sumsel dan Babel, Eko Hari Kuncahyo.
Menurutnya, dalam operasi pasar tersebut, pihaknya menyediakan beragam jenis sembako seperti gula, minyak goreng, tepung terigu dan sebagainya. Hanya saja, beras memang menjadi salah satu komoditi yang paling dominan dicari masyarakat.Tak hanya soal harga, kualitas beras yang dijual juga cukup bagus.
“Sepanjang 2022 ini saja, pihaknya telah mengeluarkan sebanyak 28.000 ton beras melalui operasi pasar tersebut. Operasi pasar ini dilakukan sebagai upaya menenangkan masyarakat agar tidak kuatir,” ucapnya.
“Kami menjamin agar kebutuhan beras tetap tersedia di tengah masyarakat dengan harga terjangkau,” tambahnya.
kendati demikian sambungnya, kegiatan operasi pasar yang dilakukan sepanjang tahun oleh Bulog ini terbukti efektif menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen.
“Yang menjadi fokus kami saat ini adalah stabilitas harga beras di masyarakat, untuk itu kami akan upayakan semaksimal mungkin pelaksanaan program stabilisasi tersebut tanpa ada unsur kepentingan apapun kecuali kepentingan rakyat, terlebih ditengah situasi seperti sekarang,” ungkap Eko.
Sementara itu pantauan media ini dilapangan, harga beras medium dan premium di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), tetap aman ditengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) saat ini.
Beras medium merek Selancar di Pasar KM 5 Palembang dijual Rp11.000 per kilogram, dan beras premium merek Raja dijual Rp12.000 per kilogram.
“Untuk beras masih normal, mau medium ataupun premium, masih aman. Tidak ada kenaikan harga,” ujar Jamal salah seorang pedagang sembako di Pasar Sekip Ujung Palembang, Senin (26/09/2022).
Ia mengatakan, konsumen rata-rata lebih memilih beras premium, dibanding medium.
“Ya, lebih banyak yang memilih beras premium dibandingkan dengan beras medium,” katanya






