Girder Flyover Bantaian Muara Enim Roboh, 8 Orang Luka, Satu Lainnya Meninggal Dunia 

Berita608 views

Muara Enim, Arungmedia.com, ——-Robohnya Girder pembangunan Fly Over Bantaian Muara Enim mengakibatkan  tertimpanya kereta api Babaranjang di Desa Panang Jaya, Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim pada Kamis, 7 Maret 2023 pukul 11.00 WIB. Atas insiden tersebut, satu orang dikabarkan tewas serta delapan orang mengalami luka-luka

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Sunarto saat diwawancarai awak media di Mapolda Sumsel mengatakan,  1 korban yang meninggal dunia tersebut adalah seorang pegawai dari PT. KAI yang bertugas menjaga perlintasan pintu kereta api

” Berdasarkan informasi,  untuk para korban saat ini sudah dirawat didua tempat yaitu di Rumah Sakit dr Rabain Muara Enim dan Puskesmas Gunung Megang,” ungkap Sunarto.

Menurut Sunarto, anggota Polres Muara Enim hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mencari tahu penyebab ambruknya girder tersebut.

“Anggota dilapangan masih melakukan olah TKP, melakukan pulbaket dengan meminta keterangan sejumlah saksi termasuk masyarakat yang berada di lokasi kejadian,” ujarnya.

Sementara arus lalulintas di TKP, Sunarto menjelaskan sudah kembali normal seperti biasa. Untuk penanganannya sendiri, Polres Muara Enim yang akan mendalami kasus kecelakaan kerja tersebut.

“Lalulintas saat ini sudah normal, sudah bisa dilalui kendaraan. Untuk sementara, kasus kecelakaan kerja ini ditangani Polres Muara Enim, untuk kelanjutan kedepannya kami masih melihat perkembangan dilapangan,” Jelasnya.

Lebih lanjut, Sunarto membeberkan, girder yang roboh tersebut digunakan untuk pembangunan fly over bantaian di penanggiran kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim.

“Pengangkut girder untuk memindahkan dari sisi seberang jalan untuk dipindahkan ke seberangnya. Saat proses pemindahan, terjadi kemiringan pada girder dan tidak seimbang sehingga membuat alat pengangkut girder roboh lalu meminta kereta api Babaranjang yang lagi melintas dari palembang ke Muara Enim,” Bebernya.

Baca Juga:   Tetap Kerja di Hari Libur Lebaran, Karyawan Berhak Dibayar Lebih, Ini Aturannya...!

Tak hanya menimpa kereta api Babaranjang, ujung girder tersebut juga menimpa salah satu rumah warga yang menyebabkan kerusakan.

Melansir sumsel24.com, Manager Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti menjelaskan jika, flyover tersebut merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang sedang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Saat ini, Jalur KA tidak dapat dilalui akibat insiden tersebut, namun KAI tengah berupaya keras untuk mengevakuasi rangkaian KA Babaranjang yang terkena dampak girder,” ujarnya pada Kamis, 7 Maret 2024.

Aida menjelaskan bahwa kejadian robohnya girder flyover tersebut berdampak pada layanan perjalanan semua KA dari Kertapati menuju Lubuklinggau dan sebaliknya.

Termasuk di antaranya adalah KA penumpang Bukti Serelo relasi Kertapati-Lubuklinggau dan Lubuklinggau-Kertapati.

“Dalam situasi ini, penumpang KA dari Lubuklinggau akan dialihkan ke Stasiun Lahat, sementara penumpang KA dari Kertapati akan dialihkan ke Stasiun Gunung Megang,” jelasnya