Beberapa Klaim Kecelakaan Tak Lagi Ditanggung Asuransi Jasa Raharja, Ini Penjelasannya..! 

Berita545 views

Palembang, Arungmdia.com–Mengingat meningkatnya terjadi kasus kecelakaan di kalangan remaja dan anak muda, maka Jasaraharja bersama Dishub Kota, Satpol PP, Palembang, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel, Kapolda Sumatera Selatan, PJ walikota Palembang serta Kapolrestabes Palembang, mengadakan Sosialisasi bahaya lakalantas di kalangan remaja.

Mengusung tema “Apel Pelajar pelopor keselamatan lalu lintas, tingkat SMP/MTS SMA /SMK/MA Se Sumatera Selatan” yang berlangsung,  Kamis (12/10/2023) pagi, di Gedung serba guna Patria Tama Polrestabes Palembang.

Dalam kegiatan ini pihak Jasa Raharja menjelaskan dan memaparkan betapa pentingnya menjaga keselamatan berlalu lintas, betapa berharganya nyawa kita serta harus selalu berhati-hati dalam berkendara dan yang pastinya menjelaskan tentang beberapa Klaim yang tidak dapat di tanggung lagu oleh pihak Jasa Raharja yaitu

1.Tidak dijamin lagi, bagi pengendara yang melawan arus
2. Tidak memiliki SIM
3.Mengemudikan kendaraan motor yang telah di modifikasi, seperti Bentor, dll
4. Menerobos palang pintu kereta api.
5. Berjalan tidak wajar atau saat berkendara tapi bermain HP atau membuat konten
6. Tidak memiliki surat Registrasi tanda kelayakan kendaraan

Soehardo sebagai Humas Jasa Raharja menjelaskan, “ini adalah bentuk perhatian kami, bukan berarti mengurangi hak masyarakat, tetapi tertib berlalu lintas sangat diperlukan untuk keselamatan bersama, dan aturan ini telah berlaku mulai dari 4 oktober 2023 ini”Ungkapnya

Soehardo juga menjelaskan “Musibah kecelakaan itu tidak bisa kita hindari, kita juga tidak akan mau terjadinya musibah kecelakaan, akan tetapi kita bisa menjaga-jaga
Dengan terus berhati-hati dan taat mengikuti aturan lalu lintas yang ada. “Jelasnya

Kanit Laka Polrestabes Palembang Iptu AR. Sikakum, mengatakan. ” Ini perintah langsung dari Kapolri, lalu ke Kapolda, ke Kapolres, dan seterusnya, mengingat akhir-akhir ini korban laka lantas di wilayah hukum Palembang setiap hari terus bertambah, ada 583 tingkat kecelakaan dari bulan Januari sampai Oktober 2023 ini dan itu kebanyakan dari anak muda dan orang-orang yang sering melanggar aturan lalu lintas” Jelasnya

Baca Juga:   Giatkan Kembali Program Sekolah dan Berobat Gratis, Heri Amalindo Dapat Dukungan Warga OKU

“Harapannya dengan diadakannya sosialisasi ini di kalangan remaja dapat berkurangnya pula tingkat kecelakaan dan meningkatnya kesadaran dalam berlalu lintas dan selalu taat berkendara. “Tutupnya

Berita Menarik Lainya!