Palembang, Arungmedia.com—— Kasus yang menimpa Fatiyah (7) siswa Sekolah Dasar ( SD) yang diduga mengalami tindakan kekerasan disekolah menambah catatan panjang sisi gelap dunia pendidikan di Kota Palembang.
Kasus ini, kini menjadi perhatian khusus Wali Kota Palembang H Ratu Dewa yang langsung mengunjungi Sukrisnawati (40), ibu Fatiyah bocah perempuan yang matanya lebam diduga mengalami tindakan kekerasan disekolah.
” Atas peristiwa yang alami anak kita ini, Saya atas nama pribadi dan Pemkot Palembang akan menindaklanjuti dan mencari tahu tentang kejelasan langsung dari pihak sekolah, ” kata Dewa saat menjumpai korban dikediamannya.
Menurut Dewa, peristiwa serupa tidak boleh lagi terjadi di lingkungan sekolah yang seharusnya steril dari tindakan semacam itu. Namun, dirinya akan mentertepankan azaz praduga tak bersalah. Oleh karena itu, dirinya menghormati sikap orang tua korban yang telah resmi melapor ke polisi atas dugaan penganiayaan.
” Biarkan proses hukum berlangsung. Jika memang nanti ada ditemukan unsur pidana maka, kita akan sikap dengan tegas, ” terangnya
Sebelumnya, diketahui, Sukrisnawati Warga Jalan Talang Jawa Kecamatan Gandus, Palembang mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Senin (3/11/2025) pagi dengan harapan penganiayaan yang dialami anak segera ditindak lanjuti.
Di hadapan petugas, Sukrisnawati yang didampingi sang suami mengatakan, peristiwa penganiayaan yang dialami anaknya terjadi pada Senin (27/10/2025) sekitar pukul 09.00 WIB di dalam kelas di SDN 150 Palembang.
Kejadian itu diketahui setelah ibu korban menjemput anaknya usai pulang dari sekolah. Saat itu, ia melihat kedua mata putrinya merah dan ada lebam di bagian bawah mata.
“Saya jemput dia pulang, waktu saya lihat kenapa kedua matanya merah dan lebam,” ujarnya kepada petugas, Senin.
Panik melihat kedua mata putrinya merah dan lebam, Sukrisnawati pun masuk ke ruang kelas dan menanyakan kepada teman-teman anaknya siapa yang telah memukulnya.
“Anak-anak tersebut tidak ada yang memukul, tapi kata salah seorang guru. Fatiyah dipukul oleh salah satu guru perempuan dengan menggunakan cincin dan mengenai mata korban,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, kata Sukrinaswati, selain mengalami lebam dan mata merah. Fatiyah trauma dan tidak mau sekolah lagi.
“Saya berharap kasus ini segera ditindak lanjuti karena anak saya trauma,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolrestabes Palembang Kombes Sugih Haryono membenarkan adanya laporan pengaduan tersebut ke Polrestabes Palembang.
“Iya ada laporannya dan sudah kami terima. Saat ini laporan tersebut masih kami dalami dulu,” katanya.






