oleh

Sejarah Singkat Lahirnya Pancasila

Oleh : H.Albar Sentosa Subari*

Menyambut kelahiran Pancasila 1 Juni 2021, penulis mencoba menguraikan secara singkat kelahiran Pancasila.
Disaat sidang Pertama Badan Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) tanggal 28 Mei – 01 Juni 1945.
Acara pembukaan nya dilakukan pada hari Senin tanggal 28 bulan 5 tahun Syoowa 20 (1945).
Ketua Dr. KRT. Radjiman Wediodiningrat.
Wakil ketua Itibangesa Yosio dan RP. Soeroso

Dengan anggota 60 orang dan anggota tambahan 6 orang. Serta anggota istimewa (Tokonomi Tokuzi, Miyano Syoozoo, Itagaki Masamitu, Matuura Mitokiyo, Tanaka Minoru, Masuda Toyohito, Ide Toitiroe).
Dalam sidang sidang BPUPK yang pertama ada tiga orang, yang lebih dari pada yang lain, yang berusaha menjawab pertanyaan tentang Dasar Negara. Ketiga orang itu ialah Muhammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno.
Muhammad Yamin dalam tulisan tangannya (2 halaman) berisikan bahan bahan pembentukan negara, penyusunan undang undang dasar dan bagaimana menjalankan isi hukum dasar negara. Sementara RM. Soepomo banyak membicarakan teori teori tentang negara berdasarkan perkembangan pemikiran politik dunia barat. Sampai akhirnya beliau menyebut negara integralistik (mengujudkan persatuan antara negara dan seluruh rakyatnya.
Untuk menjawab pertanyaan ketua sidang BPUPK tentang dasar negara Indonesia merdeka disampaikan beliau berpidato tanpa teks pada tanggal 1 Juni 1945 selama satu jam, dengan mengupas satu persatu dasar Negara yang jumlahnya ada 5 dan diberi nama Pancasila. Beliau sudah memikirkan tentang dasar negara 16 tahun sebelum dia berpidato pada tanggal 1 Juni 1945 tersebut.
Dasar pertama yang dikemukakan oleh Soekarno adalah Kebangsaan.
Kedua Internasionalisme,.Ketiga Mufakat dan Demokrasi.
Keempat adalah Kesejahteraan sosial dan
Kelima Ketuhanan.
Pidato Pancasila 1 Juni 1945 oleh Soekarnoe secara aklamasi diterima sidang BPUPKI. Selanjutnya membentuk Panitia Kecil yang terdiri dari 8 orang yang diketuai oleh Soekarno, dengan tugas panitia kecil adala
1. Merumuskan kembali Pancasila sebagai dasar Negara.
2. Menjadikan dokumen sebagai teks untuk Proklamasi.
Pada tanggal 18-21 Juni 1945 beliau berhasil mengumpulkan 38 anggota BPUPK .Dan akhirnya terbentuk Panitia Kecil yang dibuatnya sendiri (bukan buatan BPUPK) yang beranggotakan 9 orang.
Panitia sembilan sepakat rumusan yang akan menjadi Pembukaan UUD. Piagam Jakarta disebut Soekarnoe sebagai Mukadimah. Yamin menyebutnya sebagai Piagam Jakarta.
Pancangan Pembukaan ditandatangani panitia sembilan pada tanggal 22 Juni 1945.Selanjutnya rancangan ini disebut Piagam Jakarta 22 Juni 1945. Dilakukan di rumah Soekarnoe Jalan Pegangsaan Timur 56 Jakarta.
Sebagai tindak lanjutnya pada tanggal 12 Agustus 1945 di bentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia dengan ketua Soekarnoe dan wakil ketua Mohammad Hatta anggota 21 orang. Sidang PPKI pertama tgl. 18.Agustus 1945.karena perubahan politik sehari setelah kemerdekaan anggota PPKI ditambah 6 orang jadi 27 orang.
Simpul dari sejarah kelahiran Pancasila sebagai dasar negara adalah:
1. Lahir nya Pancasila pada tanggal 1 Juni 1945.
2.Perumusan sila sila Pancasila dengan formulasi seperti kita kenal sekarang di dalam naskah Piagam Jakarta yang ditandatangani Panitia sembilan tanggal 22 Juni 1945.
3. Peresmian Pancasila sebagai dasar negara dengan disahkan nya Undang Undang Dasar 1945 di mana di dalam pembukaan UUD 1945 tersebut pada alenia empat (4) terdapat rumusan resmi tentang Pancasila. ( philosophie grondslaq) dan ( weltanschauung) dari negara kesatuan Republik Indonesia. Yang akan menjadi dasar filsafat, pemikiran, jiwa dan hasrat yang sedalam dalamnya.

Baca Juga:   Seratus Tahun Pak Harto

*Penulis adalah Ketua Jejaring Pancamandala Sriwijaya-Sumsel

Komentar

Berita Terbaru Lainya