Segan dan Enggan Bertanggungjawab

NASIONAL1,153 views

Oleh: H. Albar Sentosa Subari *

Manusia kadang kala memiliki sifat segan dan enggan bertanggung jawab atas perbuatannya, putusan nya, kelakuan nya, pikiran nya dan sebagainya.
Kita sering mendengar kalimat ” Bukan saya ” , adalah kalimat yang cukup popular pula di mulut manusia.
Atasan menggeser tanggung jawab tentang sesuatu kesalahan, sesuatu yang tidak beres , sesuatu yang tidak baik, satu kegagalan pada bawahan nya, dan bawahan nya menggeser ke yang lebih bawah lagi,dan demikian seterusnya.
Dalam sejarah dapat kita hitung dengan jari orang orang yang punya keberanian dan moralitas untuk tampil ke depan memiliki tanggung jawab terhadap sesuatu keburukan yang timbul di dalam lingkungan tanggung jawabnya.
Menghadapi sikap tidak mau memikul tanggung jawab terhadap sesuatu yang merugikan ini, bawahan bukan pula tidak punya jawaban nya sendiri. Mereka cepat pula memajukan pembelaan dengan mengatakan” Saya hanya melaksanakan perintah dari atasan”.
Akhirnya yang di atas tidak bertanggung jawab , yang bawah juga demikian tidak bertanggung jawab atas kesalahan dan keburukan yang terjadi , karena ” bukan saya” dan ” itu perintah atau putusan atasan.
Sebaliknya jika pada sesuatu yang sukses, yang berhasil Gilang gemilang, maka biasanya manusia tidak sungkan sungkan untuk tampil ke depan menerima bintang,tepuk tangan,surat pujian, piagam penghargaan,dan sebagainya.
Hal di atas tentu tidak terlepas dari tipisnya rasa tanggung jawab sebagai anggota komunitas. Ditambah lagi dengan sifat asal bapak senang yang melanda dunia masa kini.
Apapun dapat dilakukan entah dengan niat ikhlas mungkin juga sebaliknya.
Karena yang dikejar adalah prestise bukan prestasi.
Demikian sekelumit kutipan dari buku karangan Mochtar Lubis berjudul Manusia Indonesia sebuah pertanggung jawaban.

*Penulis adalah ketua Jaringan Pancamandala Sriwijaya-Sumatera Selatan

Baca Juga:   Bentrok Brimob dan Polisi di Tual Maluku Dipicu Razia Motor, Sejumlah Fasum Rusak...!