oleh

Penting Diketahui, Ini Cara Mendapatkan Program Bantuan Pembangunan Masjid Berbasis Online 2022

“Untuk mewujudkan program tersebut, kami berharap dan mengajak kepada para takmir masjid/musala untuk ikut berperan aktif menyukseskan program tersebut dengan memastikan bahwa masjid/musala yang dikelola terdaftar pada simas.kemenag.go.id,” kata Syaefudin.

Ia menambahkan, ada banyak manfaat yang akan diperoleh bila masjid dan musala terdaftar di SIMAS. “Salah satunya dengan memiliki ID Nasional Masjid tentu akan secara otomatis terintegrasi dengan sistem layanan pemerintah,” lanjutnya.

Disinggung mengenai cara pendaftaranya, Syaefudin mengatakan  jika syrat pengajuan bantuan pembangunan dan rehab Masjid dan Mushola dapat diakses melalui https://simas.kemenag.go.id/page/permohonanbantuan. Dengan melampirkan beberapa dokumen seperti :

  1. Surat Permohonan bantuan ditujukan kepada Yth. Menteri Agama Republik Indonesia melalui Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Pembinaan Syariah;
  2. Surat Rekomendasi melalui aplikasi sistem informasi masjid dari Kepala KUA Kec., atau Ka.KanKemenag Kab/Kota ke pengurus/takmir pemohon bantuan untuk masjid atau mushalla;
  3. Surat Keputusan Susunan Pengurus Masjid atau Mushalla;
  4. Rincian Anggaran Biaya (RAB) disesuaikan Kebutuhan pengajuan dana bantuan berdasarkan surat pemohon bantuan;
  5. Gambar Rencana Bangunan Masjid atau Mushalla dibuat oleh pemohon bantuan;
  6. Fotocopy Surat Keterangan Status Tanah Masjid atau Mushalla berupa Akta Ikrar Wakaf atau Sertifikat Wakaf atau Hibah atau Hak Guna Pakai;
  7. Foto-foto Kondisi Bangunan Masjid atau Mushalla;
  8. Fotocopy Buku Rekening an. Masjid atau Mushalla;
  9. Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen Pemohon Bantuan dengan materai Rp. 10.000,-
Baca Juga:   Sempat Molor 1 Jam Lebih, Dodi Reza Alex Noerdin Tetap Dihadirkan Diruang Sidang

Adapun point dibawah ini apabila telah menerima dana bantuan yang di salurkan ke Rekening atas nama Masjid atau Mushalla maka pemohon bantuan membuat:

Laporan Pertanggung Jawaban Bantuan Masjid/Mushalla dengan format:

  1. Surat pengantar laporan LPJ (asli);
  2. Laporan/ rekapitulasi penggunaan dana (asli);
  3. Realisasi penggunaan dana (foto-foto alat atau sarana yang dibeli);
  4. Kwitansi atau faktur atau nota pembelian penggunaan dana (asli);
  5. Foto copy rekening atas nama masjid atau mushalla penerimaan dana.

Berkas (asli) dikirim ke Subdit Kemasjidan (lantai Dengan alamat Gedung Kementerian Agama Republik Indonesia, Jl. MH. Thamrin No.6. Jakarta Pusat dan soft copy dengat format .PDF ke email: kemasjidan@kemenag.go.id

Komentar

Berita Terbaru Lainya