Makna 28 Oktober Bagi Pembangunan Kualitas Pemuda

NASIONAL1,013 views

Oleh: H Albar Sentosa Subari*

Tulisan ini dimaksudkan untuk memperingati momen peringatan hari ulang tahun Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 2021.Dihubungkan dengan pembangunan kualitas pemuda sebagai generasi penerus bangsa.
Bagi negara seperti Indonesia, pengaruh yang dapat menentukan dampak pembangunan terhadap kualitas masyarakat umum nya dan pemuda khususnya, menurut beberapa ahli (Ancol,1990) adalah sebagai berikut
Kemajuan bioteknologi dan genetika, produksi pertanian tidak lagi memerlukan tanah, karena bahan bahan untuk itu sudah menggunakan teknologi pertanian” tissue culture”, hidroponik dan rumah kaca.Akibatnya akan membuat dunia ketiga kehilangan sumber devisa karena bahan mentah tidak laku di pasaran internasional.
2.Kemajuan dunia” hi-tech” telah membuat industri robot.Mengganti tenaga kerja manusia.Akan membuat harga lebih murah.Selain itu robot tidak akan menimbulkan ancaman bagi perusahaan.Salah satu dampaknya adalah banyak perusahaan multinasional coorporatie, yang menanam modalnya di dunia ketiga karena alasan tenaga buruh murah, akan memindahkan perusahaanya kenegara mereka sendiri.bisa berdampak adanya kekacauan politik karena banyak perusahaan asing dinasionalisasi.Akibatnya pengangguran semakin meningkat.
3.Kemajuan teknologi komunikasi dan transmisi data tidak lagi memerlukan bahan bakar dan bahan tambang konvensional yang banyak.Akibatnya bahan baku besi, tembaga dan timah akan kurang laku dipasaran.
Selain itu maju nya teknologi komunikasi menyebabkan informasi yang masuk dari luar tidak bisa lagi dikontrol secara efektif.Masuknya budaya asing, disamping memberikan hal hal positif, juga akan mencabut akar akar budaya tradisional yang justru diperlukan oleh masyarakat kita untuk ” survive” didalam menghadapi kesusahan.Sifat gotong royong, kesetiaan sosial kini semakin menipis dengan semakin meningkatnya arus informasi dari luar yang masuk ke Indonesia.
Akibatnya bagi Indonesia adalah dana murah untuk kegiatan pembangunan semakin sulit didapat, dan harus diganti dengan dana pinjaman yang lebih mahal bunga nya.
Sistem kapitalis seperti ini akan menyebabkan terkuras nya sumber daya alam berupa tanah, mineral, flora serta fauna nya.Pada beberapa negara, kaum kapitalis ini sering mendikte keputusan politik.Produk hukum yang dikeluarkan sering menguntungkan kaum kapitalis dan merugikan rakyat kecil.
Misalnya Sistem perpajakan di Amerika serikat banyak loopholesnya membuat masyarakat kecil menjadi pembayar pajak utama, karena mereka tidak bisa menghindari, sedangkan orang kaya menikmati keuntungan dari pajak tersebut (lihat Steiberg,1973, dalam Djalaluddin Ancol)
Contoh lain adalah pembelian dan pembebasan tanah rakyat tanpa keikhlasan dari rakyat yang menikmati nya.Tanah yang subur diganti dengan tanah yang tidak subur, atau tidak diganti sama sekali kecuali dengan sejumlah uang yang tidak sesuai dengan harga tanah yang seharusnya. Keadaan ini akan menyebabkan masyarakat menjadi frustasi, yang selanjutnya akan berkembang menjadi patologi sosial.
Dari beberapa pendapat para ahli sebagai mana terurai diatas, tentu kita atau pemuda penerus bangsa ini tidak akan menghendaki terjadi di negara tercinta ini.Maka salah satu hikmah yang dapat diambil dari peringatan hari sumpah pemuda 28 Oktober ini menjadi kita mawas diri terhadap kemajuan teknologi dan informasi.Dengan cara mengingat betapa besarnya perjuangan para pahlawan kita merebut kemerdekaan yang berawal dari berdirinya Budi Utomo sampai Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.
Selamat berjuang menuju negara yang diamanatkan dalam undang-undang dasar negara republik Indonesia .

*Penulis adalah Ketua Jaringan Pancamandala Sriwijaya-Sumatera Selatan

Baca Juga:   Temukan Minyak di Madura, Petronas Lakukan Pengeboran Eksplorasi