oleh

Jelang Ramadhan Pemkab OKU Tertibkan Tempat Maksiat

DPRD Sumsel mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-75, setiap 1 Juli 2021
Menyonsong dan memasuki bulan Suci Ramadhan 1442 H yang diperkirakan jatuh pada tanggal 13 April 2021, Pemerintah Kabupaten OKU akan melakukan tempat hiburan, tempat maksiat yang mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat.
Aksi tersebut mengemuka dalam rapat antara Plh.Bupati  OKU Drs.H.Edward Candra, MH bersama unsur Forkopimda, MUI, OPD dan instansi terkait dilingkungan Pemerintah Kabupaten OKU, bertempat di Ruang Bina Praja, Kamis (08/04/2021) kemaren.
Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Provinsi Sumatera Selatan akan melakukan penertiban di sejumlah tempat, antara lain, kemacetan di jalan raya sekitar Pasar Atas disebabkan   aktifitas perdagangan dan bongkar muat barang yang masih tidak mematuhi peraturan, lingkungan pasar yang kotor dan kumuh baik itu terjadi di Pasar Atas maupun di Pasar Baru Baturaja serta kurangnya kesadaran para pelaku pasar, baik itu pedagang maupun konsumen dalam mematuhi protokol kesehatan (Prokes).
Dalam rapat ini juga membahas usulan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama  (GNPF-U) Kabupaten OKU, perihal minta penutupan tempat hiburan yang beroperasi di bulan Suci Ramadhan.
Ketua GNPF-U Kabupaten OKU H.Alikhan Ibrahim ketika dikonfirmasi melalui jaringan selulernya, Jum’at (09/04/2021) sekira pukul 06.30 pagi WIB membenarkan usulan tersebut.
” Usulan agar tempat-tempat hiburan, tempat-tempat berbau   maksiat agar ditutup adalah atas permintaan berbagai elemen masyarakat Kabupaten OKU yang sekaligus untuk mewujudkan komitmen Bupati OKU Kuryana Azis (almarhum) sebagaimana tertuang dalam Fakta Integritas yang ditandatangani beliau kepada GNPF-U Kabupaten OKU,” ujar H.Alikhan Ibrahim menjelaskan kepada arungmedia.com. Plh.Bupati OKU menambahkan, selain itu juga rapat ini membahas Surat Edaran (SE) Kemenag No.3 Tahun 2021, Tentang Panduan Beribadah dan Idul Fitri 1442 H / 2021 M. Surat edaran dari Kemenag itu bertujuan untuk memberikan panduan beribadah yang berkaitan dengan prokes, yaitu untuk mencegah, mengurangi penyebaran dan melindungi masyarakat dari dampak Covid-19, ucap Plh.Bupati OKU itu (Hms/Amirul Wa’ashil/Amp)
Baca Juga:   Bunuh Diri Akibat Depresi Menanggung Penyakit Menahun

Komentar

Berita Terbaru Lainya