Hilang 2 Pekan, Pegawai Koperasi di Palembang Tewas di Cor Nasabahnya..!

Kriminal165 views

Palembang, Arungmedia.com, —–Seorang pegawai koperasi bernama Anton Eka Saputra (25)  dilaporkan hilang sejak hari Sabtu 8 Juni 2024 setelah pamit untuk menagih nasabah.

Terakhir, Anton dikabarkan ditemukan terkubur di halaman belakang sebuah distro pakaian “Anti Mahal” yang berlokasi di Jalan KH dahlan blok D2 Maskarebet Sukarami Palembang, Rabu (26/6/2024).

Penemuan tersebut bedasarkan laporan pihak keluarga di kepolisian, Satreskrim Polrestabes Palembang yang langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap satu tersangka atas kejadian tersebut.

Proses evakuasi dilakukan dengan membongkar paksa Rolling distro dan terlihat pula masyarakat berkumpul menyaksikan evakuasi mayat tersebut.

Saat penemuan tersebut tim identifikasi Satreskrim Polrestabes Palembang bersama tim Forensik RS Bhayangkara M Hasan Palembang kemudian melakukan evakuasi terhadap jenazah korban.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono membenarkan penemuan mayat tersebut merupakan pagawai koperasi yang hilang per tanggal 8 Juni 2024 yang lalu.

“Korban merupakan karyawan koperasi yang dilaporkan hilang saat pamit dari rumah untuk melakukan penagihan terhadap debitur pada 8 Juni 2024 lalu. Karena tak kunjung pulang ke rumah, pihak keluarga membuat laporan polisi,” kata Harryo kepada wartawan ditemui di TKP.

Dikatakan Harryo dari penyelidikan sementara ini, korban tewas dibunuh saat melakukan penagihan.

“Saat ini kami baru mengamankan satu orang pelaku yang ikut serta dalam pembunuhan korban,” katanya.

Kapolrestabes Juga menjelaskan kronologi pembunuhan pekerja koperasi di Palembang dimana awal mula terungkapnya pembunuhan ini berawal dari laporan yang diterima Polsek Sukarami Palembang terkait hilangnya seorang pegawai koperasi setelah pamit pergi menagih ke nasabah.

Harryo mengakui, awalnya kasus ini diselidiki secara masif karena polisi menduga korban akan kembali lagi setelah menyelesaikan urusannya.

“Ada satu kejanggalan karena setelah kami datangi, rumah (ruko) yang didatangi korban ini sudah dalam kondisi kosong, pemilik rumah tidak ada dan kami menemukan adanya bercak darah,” ujarnya.

Baca Juga:   Polda Sumsel Ungkap Penimbunan BBM Non Subsidi di Talang Padang

Melihat itu, anggota semakin penasaran dan mencoba mengintip ke dalam ruko dan kemudian anggota melihat ada sebilah curter yang bersimbah darah.

Mendapati kondisi tersebut, polisi melakukan penyelidikan intensif dan mendapati beberapa orang yang dicurigai melakukan tindak pidana terhadap korban.

Kecurigaan polisi semakin bertambah sebab berdasarkan penyelidikan digital forensik diketahui barang-barang korban sudah berpindah tangan ke orang lain.

“Dan pada hari Selasa tanggal 25 Juni 2024 kemarin kami telah menangkap seseorang yang kami curigai terlibat. Kemudian kami lakukan pendalaman, barulah diketahui bahwa ini adalah kasus pembunuhan,” jelasnya.

Polisi juga mendapati fakta baru bahwa korban Anton Eka Saputra yang selama ini dicari ternyata dikubur di ruko tempat nasabah yang dia tagih utangnya.

“Diketahui terhadap korban dilakukan penguburan. Korban ini terakhir mendatangi debitur yang memiliki ruko tersebut,” tutupnya.

 

Komentar