Golkar Resmi Merapat ke Gerindra Bersama PKB dan PAN, Koalisi Prabowo Subianto Kantongi Kursi Terbanyak di DPR

NASIONAL624 views

Jakarta, Arungmedia.com—Partai Amanat Nasional (PAN) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi merapat ke Gerindra, kemudian terakhir disusul oleh Partai Golongan Karya (Golkar). Bergabungnya empat partai tersebut dalam sebuah koalisi menjadikan dukungan kepada Calon Presiden ,(Capres) Prabowo Subianto menduduki kursi terbanyak di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Dihadiri para Ketua Umum Partai masing-masing, baik Golkar, PAN dan PKB menandatangani kerja sama politik serta deklarasi Capres 2024 di Museum Naskah Proklamasi, Jakarta Pusat, pada Ahad, 13 Agustus 2023.

Dalam kesempatannya, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto mengungkapkan, alasan partainya memberi dukungan kepada Pbraowo Subianto karena sosok mantan Danjen Kopasus tersebut lahir dari rahim partai Golkar. Sehingga mereka searah, sejalan, dan setujuan.

Sementara itu, Zulkifli Hasan menyebut koalisi tersebut untuk melanjutkan apa yang telah dicapai oleh pemerintahan saat ini. “Menuntaskan perjuangan Pak Prabowo karena harus melanjutkan apa yang sudah dicapai Presiden saat ini, kami punya peluang emas,” tuturnya.

Senada dengan itu, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, PKB bersama Golkar, PAN dan , Gerindra ingin menuntaskan pekerjaan membangun Indonesia.

“Mudah-mudahan kita bersama bisa menuntaskan pekerjaan tersebut,” ucapnya.

Untuk diketahui, dengan bergabungnya empat parpol pengusung yakni, Golkar, PAN, PKB dan Gerindra itu berarti Prabowo Subianto telah mengamankan suara terbanyak di DPR. Pasalnya, jumlah kursi yang dimiliki anggota Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) jika digabungkan menjadi yang terbanyak dibandingkan Koalisi lainnya dengan mengantongi 265 kursi di DPR.

Sebagai rincian, Golkar menjadi anggota koalisi dengan jumlah kursi terbanyak di DPR, yakni 85 kursi. Pada pemilu 2019, Kemudian Gerindra dengani 78 kursi Selanjutnya ada PKB yang memiliki 58 kursi terakhir PAN dengan total 44 kursi di DPR.

Baca Juga:   Panitia Kecil Versi Soekarno