oleh

Diancam dan Diperas, SR Laporkan Pelaku APR Ke Polres OKU

OKU, Arungmedia.com – Karena berulangkali diancam dan diperas, SR binti Hy (20) Warga Kelurahan Saung Naga Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten OKU melaporkan APR (20) Warga Kelurahan Lingkar Selatan Kecamatan Palmerah Kota Jambi kepada pihak berwajib.

Atas laporan SR selaku korban pemerasan kepada Kepolisian Resort (Polres) OKU kemudian melakukan penyelidikan dan dari hasil penyelidikan Unit Pidana Khusus Satuan Reserse Kriminal (Pidus Satreskrim) Polres Ogan Komering Ulu (OKU), pada Kamis malam (08/07/2021) sekira pukul 20.00 WIB berhasil mengamankan Pelaku APR saat berada di Palembang.

” Saat Pelaku APR berada di depan Yayasan Pendidikan Ida Bayumi (IBA) Jalan Mayor Ruslan Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan, Pelaku APR berhasil diamankan oleh Unit Pidus Sat Reskrim Polres OKU,” ungkap Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga, SIK, MH melalui Kepala Seksi Humas Polres OKU AKP Mardi Nursal kepada wartawan, Jum’at petang (09/07/2021) sekira pukul 17.02 WIB.

Lebih lanjut Kasi Humas Polres OKU itu menambahkan, berdasarkan laporan Korban SR, Nomor : LP – B / 92 / VII / 2021 / SPKT / OKU / POLDA SUMSEL. Tgl.01 Juli 2021, setelah dilakukan penyelidikan dan menyelusuri keberadaan Pelaku APR, akhirnya pada Kamis malam (08/07/2021) sekira pukul 20.00 WIB keberadaan Pelaku APR berhasil diketahui dan langsung dilakukan penangkapan beserta barang bukti serta pada malam itu juga langsung dibawa ke Polres OKU di Baturaja, guna diproses lebih lanjut.

Dalam pengaduannya kepada SPKT OKU, Korban SR mengungkapkan, awal perkenalan Korban SR dengan Pelaku APR terjadi pada hari Sabtu, 29 Mei 2021 melalui aplikasi Tinder, setelah itu terjadilah komunikasi Korban SR dan Pelaku APR melalui media sosial yaitu WhatsApp, kemudian Pelaku APR melakukan komunikasi langsung melalui vidio call dengan Korban SR dan Pelaku APR meminta Korban SR untuk telanjang, pada saat Korban SR telanjang, Pelaku APR merekam aksi Korban SR, setelah itu pelaku menyimpan photo-photo syur dan vidio telanjang Korban SR.

Baca Juga:   Gubernur Minta PWI Perkuat Perlindungan Hukum Bagi Jurnalis 

” Beberapa hari setelah kejadian tersebut, Pelaku APR mengchat (kirim WA) kepada Korban SR dengan maksud untuk meminta uang sebesar Rp.150 Ribu kepada Korban SR. Awalnya Korban SR menolak permintaan Pelaku APR, tetapi Pelaku APR mengancam apa bila Korban SR tidak memberikan uang kepada Pelaku APR, maka Pelaku APR akan menyebarluaskan photo-photo syur ataupun vidio Korban SR, akhirnya Korban SR memenuhi permintaan Pelaku APR.

Permintaan Pelaku APR tak hanya sampai di situ, lanjut Korban SR, pada Ahad pagi, 06 Juni 2021 sekira pukul 09.38 WIB, di rumah Korban SR Jalan Letnan Cusugandi, Kelurahan Saung Naga Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten OKU, kembali Pelaku APR mengajak Korban SR untuk melakukan vidio call (dalam keadaan bugil), tetapi Korban SR tidak mau lagi mendengar hal tersebut, karena Korban SR menolak permintaan Pelaku APR, Pelaku APR kembali mengancam Korban SR, yakni akan menyebarluaskan photo-photo syur atau vidio syur Korban SR. Atas kejadian tersebut, Korban SR merasa dirugikan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres OKU.

Sejumlah barang bukti (BB) berupa 1 unit HP Samsung A20 warna hitam milik tersangka dan 1 unit HP Vivo si Pro warna biru milik Korban SR.
(Armin Pani).

Komentar

Berita Terbaru Lainya