Kamis 29 September 2022
oleh

Cerita Tembak Menembak Hoax, Kapolri : Hukuman Mati Menanti Tersangka

” Berdasarkan informasi dan fakta yang terakhir berkembang, kami menyampaikan bahwa Irjen FS sebagai tersangka atas peristiwa kematian Brigadir J, Jumat (8/7/2022) lalu, ” kata Kapolri di Gedung Rupatama Mabes Polri, Selasa malam (9/8/2022).

Menurut Kapolri penetapan tersangka FS berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan bareskrim, sehingga tepat, jelas dan akurat bahwa yang bersangkutan layak menjadi tersangka.

Sikap tegas Polri, merupakan instruksi Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo yang menginginkan agar kasus ini dibuka secara transparan, akuntibal dan proporsional.

Disinggung mengenai apakah benar adanya motif pelecehan seksual yang berkembang. Kapolri menegaskan bahwa hal tersebut masih akan didalami. Dan jika sudah ada hasilnya, Polri akan menyampaikanya kepada publik.

” Mengenai, tuntutan terhadap tersangka sudah di sampaikan oleh Kabareskrim yaitu tuntutan
maksimal adalah hukuman mati. Oleh sebab itu, kedepan kami akan bekerja lebih keras menggali motif dari peristiwa ini, ” katanya.

Sebelumnya, Polri telah mengumumkan Bharada Eliezer sebagai tersangka pembunuhan dan Brigadir Ricky Rizal atau Brigadir RR, ajudan Istri Irjen Ferdi Sambo sebagai tersangka pembunuhan berencana Brigadir Yoshua.

Sebelumnya, jelang pengumuman tersangka baru kasus pembunuhan Brigadir Yoshua, tim Brimob bersenjata lengkap datang ke kediaman Irjen Ferdy Sambo.

Baca Juga:   Cabuli Anak Laki-Laki Dibawah Umur, Oknum Perawat Honorer di Lubuk Linggau Ditangkap Polisi

Sementara itu, dalam pantauan di TVOne, terlihat Kapolri di dampingi Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Dankorbrimob Komjen Anang Revandoko, Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, Kabaintelkam Komjen Ahmad Dofiri, Irwasum Komjen Agung Budi Maryoto, dan Kadiv Humas Irjen Dedi Prasetyo menggelar konfrensi pers terkait peristiwa yang belakangan menyedot perhatian publik.

Komentar

Berita Terbaru Lainya