Arus Mudik Lebaran 2022 : Sebanyak 45.980 Penumpang di Sumsel Gunakan Transportasi Kereta Api

Ekonomi, SUMSEL780 views

Palembang,ArungMedia.com— Moda transportasi kereta api masih menjadi pilihan para pemudik di Sumatera Selatan (Sumsel). PKAI Divre III mencatat selama masa angkutan lebaran Idul Fitri 1443 H, dari H-10 sampai H+6  KAI Divre III telah mengangkut sebanyak 45.980 penumpang. Hal tersebut disampaikan langsung Kabag Humas KAI Divre III, Aida Suryanti, Rabu (11/5/2022).

Ia mengatakan, dari H-10 sampai H+6 lebaran  kemarin (9/5/2022 ) sebanyak 22.764 penumpang dan 13.531 tiba di stasiun Kertapati dan selebihnya di stasiun tujuan penumpang yang dilalui yaitu Kertapati, Prabumulih, Muara Enim, Lahat, Tebing Tinggi dan Lubuk Linggau.

” Dari total angka tersebut untuk arus balik dari H+1 sampai H+6 yang berangkat dari stasiun awal Kertapati 7.697 dan yang tiba di stasiun Kertapati 5.761 dan di stasiun paling akhir Divre III, stasiun Lubuk Linggau yang berangkat 4.909 dan tiba di stasiun Lubuklinggau 4.633. Sedangkan rata-rata harian penumpang dari H-10 sampai H+6 lebaran sebanyak 2.420 dengan angka angkutan tertinggi pada H+5 (8/5) sebanyak 3.044 penumpang,” ungkapnya seraya menyebut kemungkinan besar jumlah ini terus mengalami peningkatan mengingat arus mudik lebaran masih terus berjalan ditambah lagi sudah dua tahun lebih masyarakat tidak bisa bersilahturahmi lebaran karena terdampak pandemi Covid-19.

Menurut Aida, sampai H+7 lebaran KA Bukit Serelo dan KA Rajabasa masih menjadi favorit penumpang, sudah terjual 100% sampai tanggal 12 Mei 2022, sedangkan KA Sindang Marga masih banyak tersedia. Sementara untuk tiket yang sudah terjual dari H-10 sampai H+7 (10/5) 50.749 atau 96% dari total tempat duduk yang tersedia sebanyak 52.798.

“Kami menghimbau kepada masyarakat yang akan bepergian menggunakan kereta api untuk merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan tiket melalui KAI Acces, website resmi KAI ataupun gerai / agen perjalanan yang sudah bekerja sama dengan KAI,” katanya.

Baca Juga:   Tekan Inflasi, Pasar Murah Sasar Kantong Kemiskinan