oleh

Ketua JPM Sumsel Hadiri Promosi Doktor

H. Albar Sentosa Subari selaku Ketua Jejaring Pancamandala Sriwijaya Sumatera Selatan dan juga sebagai Ketua Pembina Adat Sumsel, menghadiri promosi Doktor atas nama Sdr. Salmudin (Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Serasan Muaraenim) di Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya Palembang.
Hal yang menarik dari judul disertasi adalah bertopik ” Pranata Tunggu Tubang Sebagai Kearifan Lokal Dalam Penerusan Harta Waris Keluarga Muslim Semende Provinsi Sumatra Selatan.
Keunikan nya terletak pada:

1. Semende satu satunya etnis masyarakat adat di Sumsel yang mengenal istilah harta warisan Tunggu tubang
2. Sampai sekarang masih bisa dilihat keberadaannya, dengan menggunakan yang mereka sebut ” lambang lembaga adat tunggu tubang.
3. Menurut sejarah yang masih perlu dibuktikan mereka berasal dari Masyarakat adat Minangkabau Sumatera Barat .
Bagi Jejaring Pancamandala Sriwijaya, ini menjadi daerah percontohan keragaman budaya di Sumatera Selatan yang masih kuat ikatan kekeluargaan nya menjadi simbul ikatan yang kuat sebagai lambang negara kesatuan Republik Indonesia. Sekaligus contoh dalam mempertahankan nilai kearifan lokal yang menjadi juga program pembentukan lembaga Pasirah Adat realisasi dari Peraturan Daerah nomor 12 tahun 1988 akibat dihapus kannya Marga selaku Pemerintahan Terendah di Sumatera Selatan dengar Surat Keputusan Gubernur Nomor 143/KPTS/III / 1983 . (Ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed