Kapal Jukung Pengangkut BBM Terbakar Hebat di Sungai Musi, Sempat Terdengar Suara Ledakan

Palembang117 views

Palembang,Arungmedia.com —-Meledaknya kapal jukung pengangkut bahan bakar minyak (BBM) di perairan sungai musi, pada senin malam (01/04/2024) yang membuat heboh warga pinggiran Sungai Musi di sekitaran 4 Ulu sampai 13 Ulu Palembang diduga akan mengisi bahan bakar minyak (BBM).

Sementara itu, mendapati laporan adanya peristiwa ini petugas baik dari Polair Polrestabes, Palembang, Polsek SU I, Palembang langsung mendatangi TKP, guna melakukan oleh TKP dan mengambil keterangan saksi-saksi di TKP.

Selain itu menindaklanjuti peristiwa ini Kapolda Sumsel, Irjen Pol. A. Rachmad Wibowo, Kapolrestes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihartono dan Kasat Reskrim AKBP Haris Dinzah,

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono mengatakan kejadian berawal pada Senin sore kapal jukung tersebut bersandar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBB) di kawasan 4 Ulu hendak mengisi BBM, namun (SPBB) tersebut masih dalam keadaan tutup dan kapal jukung masih tetap bersandar.

Setelah itu sekira pukul 21.00 WIB terdengar suara ledakan yang membakar kapal.

Akibat ledakan kapal jukung pengangkut bahan bakar minyak ini, 4 orang anak buah kapal (ABK) di kapal tersebut menjadi korban, satu orang atas nama Askolani ditemukan meninggal dunia, dua orang bernama Dedi dan Krisna dirawat di Rumah sakit dan satu orang lagi bernama Endut belum di temukan.

“Saat ini satu orang yang meninggal dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Palembang, dua orang di bawa ke rumah sakit Aka Gani, dan satu orang lagi masih dalam pencarian, ” ungkap Kapolrestabes Palembang.

Masih di katakan Harryo, saat ini pihaknya masih melalukan pengerucutan terkait sumber ledakan yang terjadi .

“Dari hasil sementara ledakan memang berasal dari kapal yang membawa bbm jenis pertalite dan juga solar, yang hendak di distribusikan ke pelosok-pelosok, ” jelasnya.

Baca Juga:   Semarakkan HUT Bhayangkara ke 77, Polda Sumsel Bagikan 3000 Porsi Makanan dan Minuman Gratis Untuk Warga

 

Komentar