oleh

Pelaku Curanmor Dilumpuhkan Petugas

Dua pelaku pencurian kenderaan sepeda motor, masing- masing berinisial LJ bin Md (21) dan TH bin   Fz (24) berhasil diamankan warga dan dibekuk pihak kepolisian dalam kawasan Desa Pusar Kecamatan Baturaja Barat, Jum’at (12/02/2021).
Kepala Kepolisian Resort Ogan Komering Ulu (Kapolres OKU) AKPB Arif Hidayat Ritonga, SIK, MH melalui Kasubbaghumas Polres OKU AKP Mardi   Nursal kepada Arungmedia.com menjelaskan,  pelaku pencurian kenderaan bermotor (Curanmor) LJ bin Md berhasil diamankan warga Desa Pusar di depan PT. Tonggak Ampuh, sedangkan pelaku Curanmor TH bin Fz berhasil dilumpuhkan dan dibekuk pihak Kepolisian Sektor  Baturaja Barat.
Penangkapan kedua pelaku Curanmor dengan cara berbeda di dua lokasi masih dalam kawasan Desa Pusar Kecamatan Baturaja Barat itu menarik perhatian warga masyarakat sekitarnya, karena pelaku Curanmor LJ bin Md berhasil diamankan setelah lebih dahulu dilakukan pengejaran hingga depan PT. Tombak Ampuh oleh sejumlah warga desa tersebut,  sedangkan TH bin Fz berhasil dilumpuhkan dan dibekuk oleh Satuan Unit Reskrim Kepolisian Sektor (Polsek) Baturaja Barat di area pertambangan PT. Semen Baturaja.
Untuk lebih lengkap  begini kronologis awal kejadiannya, sekira pukul 11.30 siang WIB kedua pelaku masing-masing berinisial LJ bin Md (21), pekerjaan pengangguran, beralamat Rs.Sriwijaya Kelurahan Sekarjaya Kecamatan Baturaja Timur dan TH bin Fz (24) juga pengangguran, beralamat Desa Tanjung Agung Kecamatan Lengkiti Kabupaten OKU  berangkat dari Simpang Empat lampu merah Desa Air Paoh Kecamatan Baturaja Timur menggunakan jasa ojek dengan berboncengan tiga menuju Desa Pusar Kecamatan Baturaja Barat. Setelah tiba di Desa Pusar Kecamatan Baturaja Barat, kedua pelaku tersebut langsung menuju kediaman Emharis Suryadi Putra (50) pegawai negeri sipil (PNS) pada Kecamatan Semidang Aji Kabupaten OKU.
Setelah tiba dikediaman Emharis (korban Curanmor), kedua pelaku tersebut melihat satu unit sepeda motor Yamaha Nmax warna hitam terparkir di samping rumah korban. Pelaku TH bin Fz meminta pelaku LJ bin Md untuk mengawasi seputaran TKP guna memantau keadaan pada saat pelaku TH bin Fz membuka kontak sepeda motor dengan menggunakan sebuah gunting besi stainless. Pada saat kedua pelaku tersebut menjalankan aksinya, aksi pelaku TH bin Fz kepergok oleh saksi Ogan (26). Melihat hal tersebut, spontan saksi Ogan berteriak, mendengar teriakan saksi Ogan dan suara stang sepeda motor miliknya yang dibuka secara paksa, korban Emharis keluar rumah sehingga secara spontan mengejar kedua pelaku tersebut bersama warga yang ada di sekitar TKP.
Pelaku LJ bin Md berhasil ditangkap para warga, tepatnya di depan PT. Tonggak Ampuh, sehingga tak urung pelaku LJ bin Md langsung mendapat pukulan dari para warga yang mengejarnya. Akibat amukan massa itu pelaku LJ bin Md mengalami memar di sekitar tubuhnya seperti mengalami memar di wajah, kepala, pundak, badan belakang dan tangan serta kaki maupun dada. Sedangkan pelaku TH bin Fz melarikan diri dari kejaran ke arah berbeda, yakni ke arah tambang PT. Semen Baturaja.
Mendapat informasi adanya pelaku Curanmor yang melarikan diri ke arah tambang PT. Semen Baturaja, Kepala Unit Resimen Kriminal Kepolisian Sektor  (Kanit Reskrim Polsek) Baturaja Barat beserta anggota langsung melakukan pengejaran, di lokasi area pertambangan Satuan Unit Reskrim Polsek Baturaja Barat   mendapati pelaku TH bin Fz dan tetap berusaha melarikan diri.
Tidak mau pelaku TH bin Fz lepas dari penangkapan, Satuan Unit Reksrim Polsek Baturaja Barat meminta agar pelaku tersebut menyerahkan diri dengan lebih dahulu mengeluarkan tembakan peringatan, namun pelaku TH bin Fz terus berusaha melarikan diri dari penangkapan sehingga diberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki sebelah kiri pelaku TH bin Fz.
Setelah pelaku TH bin Fz berhasil dilumpuhkan, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSUD) Dr.H.Ibnu Sutowo Baturaja untuk mengeluarkan peluru bersarang dan pengobatan.
Barang bukti (BB) berupa sebuah gunting besi stainless yang digunakan kedua pelaku berhasil diamankan oleh Polsek Baturaja Barat untuk proses pemeriksaan, penyidikan lebih lanjut (Armin Pani).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed