Kabupaten OKU Masih Terkendali dari Covid-19

163
Situasi perkembangan Virus Corona Desease-19 (Covid-19) pada Rabu 08 April 2020 pukul 10.00 pagi hingga Kamis, 09 April 2020 pukul 10.00 pagi WIB di Kabupaten OKU tidak ada menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan.
Hal tersebut sebagaimana disampaikan Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Provinsi Sumatera Selatan di Markas Pusat Pelayanan Informasi (PPI) Covid-19 OKU kepada sejumlah awak media, Kamis, 09/04/2020 dalam jumpa Pers.
Menurut juru bicara Satgas Covid-19 OKU, H.Rozali, SKM, MKES didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU, Feri Iswan, AP, M.PA dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten OKU, Priyatno Darmadi, S.Sos, M.Si mengemukakan, secara grafik perkembangan Kasus Covid-19 di Kabupaten OKU Priode 22 Maret sampai dengan 08 April 2020 atau selama kurun waktu 18 hari, tidak ada kenaikan yang cukup berarti. Dari sejumlah 13 kecamatan yang ada dalam Kabupaten OKU, Pada 22 Maret 2020 untuk pertama kali Satgas Covid-19 kabupaten ini menjadikan terhadap 3 orang sebagai orang dalam pemantauan (ODP), pada 23 Maret bertambah 1 orang menjadi 4 ODP, pada 24 Maret bertambah 5 orang menjadi 9 ODP dan pada 25 Maret dari 9 ODP ini sejumlah 3 orang dinyatakan positif atau menjadi pasien dalam pengawasan (ODP) dengan kategori Zona Kuning. Begitu pula pada 26 Maret ada bertambah 10 orang sehingga memjadi 19 ODP, pada 28 Maret bertambah 9 orang sehingga memjadi 28 ODP, pada 29 Maret bertambah 9 orang sehingga menjadi 37 ODP, pada 30 Maret bertambah 16 orang sehingga menjadi 53 ODP namun dalam priode 22 – 30 Maret 2020 dari sejumlah 53 ODP itu, sejumlah 4 orang dinyatakan masuk zona kuning atau menjadi PDP. Dan pada 31 Maret dari sejumlah 4 PDP itu kemudian tinggal menjadi 3 PDP hingga 08 April 202 masih dirawat, sedang 1 PDP lainnya hingga pada 06 April 2020 dinyatakan sembuh atau dinyatakan dalam kondisi sehat.
Namun tak urung dari 30 Maret hingga 08 April 2020 jumlah ODP terus melonjak, dari 53 ODP menjadi 90 ODP dan 3 PDP.
Dari sejumlah 90 ODP dan 3 PDP tersebut, sebanyak 3 ODP dari Kecamatan Lengkiti, 3 ODP dari Kecamatan Sosoh Buay Rayap, 3 ODP dari Kecamatan Pemgandonan dan 1 ODP dari Kecamatan Semidang Aji, 2 ODP dari Kecamatan Muara Jaya, 10 ODP dan 1 PDP dari Kecamatan Peninjauan, 20 ODP dari Kecamatan Lubuk Batang serta 7 ODP dari Kecamatan Sinar Peninjauan, 1 ODP dari Kecamatan Kedaton, 27 ODP dan 2 PDP dari Kecamatan Baturaja Timur, 6 ODP dari Kecamatan Lubuk Raja dan 7 ODP dari Kecamatan Baturaja Barat. Sedang Kecamatan Ulu Ogan dinyatakan nihil atau tidak ada ODP maupun PDP. Dari uraian atau rincian tersebut maka dapat diketahui Kecamatan Baturaja Timur menempati urutan teratas dalam jumlah ODP maupun PDP.
Ditambahkan Satgas Covid-19 Kabupaten OKU, dari sejumlah 90 ODP itu sebanyak 55 ODP masih dalam proses pemantauan dan 35 ODP lainnya telah selesai dari proses prmantauan.
Sedangkan untuk tingkat Provinsi Sumatera Selatan, hingga 08 April 2020 secara keseluruhan jumlah ODP ada sebanyak 1831 orang, PDP ada sebanyak 54 orang dengan warna dari zona kuning kemudian masuk ke zona merah dan 1 orang sembuh atau dalam kondisi sehat serta 2 orang meninggal dunia.
Dari jumlah 90 ODP itu menurut kompok umur, dapat dibagi menjadi 8 kompok yakni, dibawah usia 1 tahun nihil ODP, 1 – 4 Tahun ada 1 ODP, 5 – 14 Tahun ada 14 ODP, kelompok 15 – 19 Tahun nol ODP dan kompok 20 – 44 Tahun ada 56 ODP dan merupakan kompok usia paling banyak menjadi ODP, kompok 45 – 54 Tahun ada 9 ODP, kelompok 55 – 69 Tahun ada 4 ODP serta kelompok 70 Tahun ke atas nol ODP.
Persentase ODP di Kabupaten OKU menurut jenis kelamin hingga 08 April 2020 ada terdiri 69 prosen (%) adalah laki-laki dan terdiri 31 prosen (%) adalah perempuan.
Dari hasil proses pemantauan hingga 08 April 2020 di Kabupaten OKU, sebanyak 39 prosen (%) telah selesai dilakukan pemantauan, sedang 61 prosen (%) lainnya masih dalam proses pemantauan. (Armin Pani)

LEAVE A REPLY