Baturaja Digemparkan Penculikan

179
Minggu siang, 16 Pebruari 2020 mendadak masyarakat  dalam Kota Baturaja dan sekitarnya digemparkan tindakan penculikan oleh dua pelaku menggunakan penutup muka.
Masyarakat di daerah tersebut dan sekitarnya jadi gempar  setelah korban penculikan bernama Martinus bin Pipim Novriansyah (10) berhasil melarikan diri dari mobil pelaku
yang coba membawanya ke arah Daerah Sukajadi.
Menurut pengakuan korban penculikan, dia berhasil melarikan diri ketika mobil para pelaku berhenti dan keluar dari mobil, pas lewat Jembatan Ogan II. Kesempatan itu tak disia-siakan korban Martinus berlari sekencang-sekencangnya dari para pelaku,  menuju pangkalan ojek dan langsung minta diantar pulang ke rumahnya Lorong Yusuf RT.19 RW.5 Kelurahan Kemalaraja Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Provinsi Sumatera Selatan.
Menurut pengakuan korban Martinus, peristiwa penculikan terhadap dirinya  bermula  dari gerbang masjid yang ada di lorong itu (tempat kejadian perkara/TKP) saat jamaah masjid sedang menunaikan Sholat Qobliyah Dzhuhur. Sekira Pukul 12.30 WIB.
Saat hendak ke masjid, tiba-tiba mulut  korban Martinus disekap pelaku dengan menggunakan saputangan diduga telah dipolesi obat bius. Kemudian korban Martinus diangkat ke dalam mobil warna hitam dan langsung dirinya dilarikan ke arah Daerah Sukajadi. Dalam mobil,  seorang pelaku ngomong pada temannya,.” Budak ini nak diapokan (anak ini mau diapakan).”  Akibat perbuatan dua pelaku penculikan itu, korban Martinus hingga kini masih trauma. Menurut tetangga korban bernama Subagiyo (60), malam (Senen) ini juga kasusnya dilaporkan orang tua korban ke kantor polisi setempat. (Armin Pani)

LEAVE A REPLY