Pulihkan JSC Pusri Turunkan Crane Tadano

284

PALEMBANG, Arungmedia.com  | Dampak perubahan iklim beberapa bulan terakhir di Kota Palembang membuat suhu udara dan intensitas hujan tak normal, seperti beberapa minggu lalu hujan disertai angin kencang merusak sejumlah bangunan venue olahraga di Jakabaring Sport City, Palembang. Beberapa venue yang terdampak akibat angin kencang membuat sejumlah fasilitas di Jakabaring Sport City (JSC) mengalami kerusakan seperti venue panjat tebing, ski air, atletik dan tenis serta beberapa fasilitas umum dan pepohonan.

Menindaklanjuti rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel sebagai Ketua Tim Satgas Pemulihan JSC,  Pusri memberikan bantuan berupa operasional crane untuk mengangkat tiang dan pepohonan besar yang roboh akibat hujan lebat disertai dengan angin kencang.

Crane jenis Tadano memiliki  kapasitas maksimum 50 ton milik Pusri yang biasa digunakan untuk operasional maintenance pabrik. “Crane didatangkan dari pabrik Pusri, sampai di venue atletik pada Kamis (1/11) sekitar pukul 23.00 WIB, mulai digunakan keesokan harinya,” ujar Manajer Humas Pusri Hernawan L Sjamsuddin.

Hingga Minggu (4/11) seluruh tiang lampu yang roboh telah berhasil di angkat, selanjutnya perbaikan dapat segera di lakukan oleh Tim Pemulihan JSC. “Crane nya kembali malam ini karena akan digunakan untuk operasional di Pabrik,” sambung Hernawan.

Khusus untuk venue panjat tebing, kerusakan terlihat ada di bagian atap dinding tebing dan beberapa atap bangunan pendukung lainnya seperti kantor official, ruang atlit dan beberapa sarana pendukung lainnya.  Mengenai teknis perbaikan venue panjat tebing Pusri akan berkoordinasi dengan LPDUK nanti, tambahnya.

Sebelumnya, berdasarkan arahan Gubernur Sumsel Herman Deru bahwa perbaikan JSC ditargetkan dapat rampung selama dua bulan. “Saya harap awal tahun 2019 semua sudah berfungsi normal karena banyak event kejuaraan olahraga akan diselenggarakan di JSC nanti,” jelas Herman Deru saat membentuk tim satgas pemulihan di Griya Agung, Senin (29/10) lalu.

Semantara, operator crane PT Pusri, Jefry mengungkapkan beberapa tiang yang roboh akibat angin puting beliung beberapa waktu lalu sudah mulai di evakuasi, diantaranya tiang lampu penerangan lapangan bola yang beratnya sekitar 6 ton. “Kami butuh waktu 2 hari untuk mengkondisikan tiang lampu d venue athletik,” ujar Jefry. (as)

LEAVE A REPLY