Halodoc Hadir di Kota Palembang

325

Bermitra  dengan  Perhimpuanan  Rumah  Sakit  Seluruh  Indonesia,  Halodoc Perkenalkan Layanan Barunya Halodoc Goes To Hospital untuk pengantaran obat pasien, Pasien dapat menikmati layanan Halodoc Goes to Hospital di RS Myria, RS PUSRI, RS RK. Charitas, RS Pelabuhan Palembang dan RS Islam Siti Khadijah di kota Palembang Halodoc, aplikasi kesehatan terpadu berbasis online, hari ini memperkenalkan layanan terbarunya, yakni Halodoc Goes to Hospital. Sebuah solusi kesehatan inovatif yang memberikan kemudahan bagi pasien dalam menebus resep saat berobat ke rumah sakit, baik obat racikan maupun non-racikan. Berobat ke rumah sakit menjadi tantangan tersendiri bagi pasien karena mengharuskan mereka menjalankan sejumlah tahapan  mulai  dari  pendaftaran, konsultasi  dokter  hingga  pembayaran layanan dan pelayanan resep obat dengan proses kompleks. Terdapat tujuh alasan utama yang mendasari  pasien  enggan  melakukan  berobat  jalan,  waktu  tunggu  pelayanan  yang  lama merupakan satu dari tujuh alasan tersebut, lainnya seperti tidak memiliki biaya berobat, tidak ada biaya transport, tidak ada sarana transportasi, memilih mengobati diri sendiri, tidak ada yang mendampingi dan merasa tidak perlu obat. Halodoc Goes to Hospitals hadir untuk memudahkan pasien agar tidak perlu mengantre lama di rumah sakit, “Hal ini merupakan bagian dari wujud komitmen kami yang berkesinambungan pada masyarakat Indonesia dalam mempermudah akses kesehatan dengan cepat dan nyaman. Kami juga berupaya untuk membangun sinergi positif bersama rumah sakit untuk menghadirkan pelayanan prima bagi setiap pasien,” papar Jonathan Sudharta, CEO Halodoc. “Teknologi digital sangat cepat berkembang dan mulai masuk ke komunitas kesehatan salah satunya rumah sakit. Hal tersebut akan membantu rumah sakit dalam menunjang pelayanan ke pasien secara lebih efisien dan efektif. Kami mengapresiasi kehadiran Halodoc Goes to Hospital sebagai salah satu aplikasi dalam mendukung hal tersebut. Besar harapan kami, layanan ini dapat meningkatkan kepuasan pasien,” ujar dr. Kuntjoro AP, M. Kes, Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI). Jonathan memperkuat keterangan dr. Kuntjoro, “layanan Halodoc Goes to Hospital dapat diakses oleh setiap pasien, baik pasien umum maupun pasien BPJS, begitupun pasien baru maupun pasien rawat jalan yang sudah rutin menebus obat di rumah sakit.” Lantas, tahapan apa yang perlu pasien lakukan dalam menikmati layanan Halodoc Goes to Hospital? Setelah menjalani konsultasi dengan dokter, pasien akan mendapatkan resep obat sesuai dengan sakit yang dialami. Kemudian pasien melakukan pembayaran atas layanan konsultasi yang diberikan oleh dokter berikut dengan resep obat yang ingin ditebus. Pada saat proses pembayaran inilah, pihak rumah sakit akan memberikan penawaran kepada pasien untuk pengantaran obat melalui layanan Halodoc Goes to Hospital. Apabila pasien setuju menggunakan layanan ini, pasien hanya perlu melakukan dua langkah mudah.1)        Pasien mengisi data tambahan untuk pengiriman obat, 2)        Lakukan pembayaran obat sesuai dengan resep yang direkomendasikan oleh dokter. Setelah semua tahapan tersebut terpenuhi, pasien dapat langsung meninggalkan rumah sakit dan menunggu pihak Halodoc mengantarkan obat ke alamat yang dikehendaki dengan jarak maksimal 40 kilometer, tanpa menunggu lama.  Pasien dapat memantau proses penebusan resep obat melalui akun pribadi yang telah didaftarkan pada aplikasi Halodoc. Lebih dari itu, pasien juga bisa mengetahui tata cara konsumsi obat melalui aplikasi. “Kami melayani lebih dari 200 resep obat rawat jalan bagi pasien yang datang dari berbagai wilayah di kota Palembang setiap harinya. Kerja sama dengan layanan Halodoc Goes to Hospital tentu  membantu  kami  mengoptimalkan  pelayanan  farmasi  di  rumah  sakit,  serta  memberikan pilihan bagi pasien untuk dapat istirahat dan menunggu kedatangan obat di rumah,” ungkap dr.FX Indra Setiadi, MARS, Direktur Rumah Sakit Myria. Sebagai tahap awal, Halodoc menargetkan untuk menjalin kerja sama dengan 500 rumah sakit yang tersebar di Indonesia hingga akhir 2019. Hingga per tanggal 19 September 2018, Halodoc telah berhasil menjalin kerja sama dengan 76 rumah sakit pemerintah maupun swasta di sejumlah kota di Indonesia; Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang, Bandung, Semarang, Jember, Ponorogo, Gresik, Malang, Surabaya, Bali, Bandar Lampung, Palembang, Padang, Pekanbaru, dan Medan. Bagi pasien di kota Palembang layanan Halodoc Goes to Hospital dapat digunakan di lima rumah sakit yang tersebar di wilayah tersebut; RS Myria, RS PUSRI, RS RK. Charitas, RS Pelabuhan Palembang dan RS Islam Siti Khadijah. Halodoc juga akan bekerjasama dengan sejumlah rumah sakit lainnya di Palembang untuk menjangkau lebih banyak pasien. Besar harapan kami kehadiran Halodoc Goes to Hospital bisa dimanfaatkan dengan baik, tidak saja oleh pasien namun juga oleh sejumlah rumah sakit di kota Palembang agar mampu mendorong tingkat kepuasan pasien dalam memberikan layanan yang cepat dan bermutu,” tutup Jonathan. (Rilis)

LEAVE A REPLY