Asian Games Sukses, PLN WS2JB Terima Pujian

239

Palembang – Kesuksesan kota Palembang, Sumatera Selatan selaku tuan rumah Asian Games merupakan hasil usaha serta kerjasama yang baik antar semua pihak yang turut serta dalam kesuksesannya, termasuk pihak PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Selatan Jambi Bengkulu (WS2JB).

Dalam hal ini, Pihak PLN WS2JB dinyatakan sukses dalam menjamin kehandalan pasokan listrik saat berlangsungnya perhelatan Asian Games 2018 di kota Palembang.

Disampaikan Direktur Manajemen Jakabaring Sport City (JSC), Bambang Supriyanto, bahwa pihaknya sangat terimakasih atas dukungan yang begitu gigih dari pihak PLN selama pelaksanaan Asian Games hingga berlangsung dengan aman, lancar dan sukses dalam pertandingan.

“Selama event berlangsung, pihak PLN selalu Standby di setiap venue-venue pertandingan dan teknisi-teknisi selama 24 jam. Apabila terjadinya kendala di lapangan mereka selalu siap, baik menambah daya apabila diperlukan,” ungkap Bambang.

Menurut Bambang, kesuksesan tersebut juga dapat terlihat dari kelancaran dalam setiap pertandingan dalam Asian Games.

“Hampir di setiap venue-venue tidak begitu ada kendala, ini terbukti selama event, tidak ada penundaan jadwal ataupun pembatalan pertandingan, semua berjalan sesuai perencanaan,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PLN WS2JB, Daryono menjelaskan, Selama Asian Games, pihaknya telah menempatkan kekuatan sebanyak 300 personil Siaga Pasokan Listrik, 25 unit genset serta puluhan Unit Gardu Bergerak (UGB) di area Gelora Sriwijaya Jakabaring aman tanpa kendala apapun.

Menurut Daryono, kesiapan PLN WS2JB dalam Asian Games sudah dilakukan sejak tahun kemarin, yaitu memenuhi pasokan listrik dalam pelaksanaan Asian Games.

“Dari hasil evaluasi semua berjalan lancar dan jika memang ada terjadi masalah, saya pastikan berasal dari penyebab eksternal yang
tidak dapat diprediksi,” katanya kepada Awak Media di area JSC Palembang, Minggu (2/8).

Lanjutnya, adapun kendala yang terjadi dari penyebab eksternal, yakni adanya instalasi pelanggan yang mencoba menggunakan listrik tanpa prosedur yang tidak benar dan tidak berkoordinasi dengan ppetugas PLN. “Jadi  Circuit Breaker-nya Deadlock dan menyebabkan listik padam. Padamnya listrik bukan disebabkan Suplay yang kurang,” pungkasnya. (wir)

LEAVE A REPLY