Menuju Pesta Demokrasi KPU Kota Siapkan MC

240

PALEMBANG- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang dari tanggal 14 Juli 2017 lalu telah melakukan berbagai langkah terkait pesta demokrasi di Kota Palembang, dalam hal ini upaya yang dilakukan KPU Kota Palembang juga melakukan sharing dengan rekan-rekan dari media terkait sosialisasi perkembangan dan aktivitas KPU Kota Palembang menuju pesta demokrasi.

“Disini kita menjalin silahturahmi dan kami mau ada masukan dan sharing dari rekan-rekan media, bagaimana sikap baik kami terhadap media, demi kelancaran dan aktifitas kami yang akan datang”, ujar  Ketua KPU Kota Palembang, Syarifuddin SE Msi dalam acara Media Gathering, di Bukit Golf, Senin (9/10/2017).

Lanjutnya, dalam Pilkada 2018 nanti, masyarakat Palembang bukan hanya memilih walikota dan wakil walikota tetapi juga memilih gubernur dan wakil gubernur, untuk itulah kami mengharapkan sinergi, masukan, ide, gagasan maupun kritik dalam mensukseskan pilkada serentak 2018.

Di kesempatan yang sama, Piramon Sakti sebagai Devisi Teknis juga sebagai Dosen di Universitas Binadarma mengatakan, teknis penyelenggaraan menyangkut data dan informasi dan sekarag ada devisi pembaruan data dan informasi. “Tugas saya adalah di bulan November tentang pencalonan, terimakasih telah datang, mari kita bersama sama mensukseskan pilkada di Kota Palembang aman dan tertib,” jelasnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Palembang, Abdul Karim Nasution mengatakan, dalam hal sosialisasi, KPU Kota Palembang terus melakukan sesuai dengan tahapan, “Agar tidak salah dalam penyampaian informasi, untuk itulah perlu dipahami tahapannya. Untuk informasi resmi sesungguhnya harus melalui ketua, karena  itu ketua yang berhak mewakili lembaga untuk penyampaian keluar,” tegasnya.

Informasi resmi berasal dari ketua, sehingga nanti kalau ada media yg mempublis tentang KPU dan ketua tidak tau itu akan menjadi miss komunikasi, kenapa ini perlu saya jelaskan karena memberikan informasi keluar itu adalah wewenang ketua kpu dan tidak semua hal dan detil akan di kuasai oleh semua komisioner.

“MC (Media Center) KPU sudah kita siapkan beserta stafnya, dan rekan-rekan media bisa berkomunikasi dengan mereka dan tugas staf MC juga membuat release di setiap acara yang akan datang, tetapi kami belum menyiapkan hotspotnya buat di ruangan MC,” jelasnya.

Menurutnya, untuk KPU telah menganggarkan Rp 63,9 M dalam Pilkada 2018 dan untuk sosialisasi dari Januari sampai Agustus 2017 sebesar Rp 2 Miliar, “Itu anggaran terkecil se-Sumsel dan KPU akan berusaha semaksimal mungkin menyukseskan pilkada serentak,” ucapnya. (win)

 

LEAVE A REPLY