Penganugrahan Satyalancana Karya Satya, ASN Sumsel Diminta Tingkatkan Prestasi Kerja

149

Palembang- Sebanyak 215 orang Aparatur Sipil Negeri (ASN) dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mendapatkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya, merupakan penghargaan dari Negara kepada ASN yang telah bekerja dengan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran dan kedisiplinan secara terus menerus sekurang-kurangnya 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun.

Penganugrahan tanda kehormatan ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 tentang Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan. Sebagai penghargaan negara tidak dibedakan atas pangkat dan golongan, akan tetapi dibedakan menurut lamanya bekerja pada Negara dan Pemerintah khususnya dalam hal pengabdian, kecakapan, kejujuran dan disiplin dalam bekerja.

Penerima tanda kehormatan meliputi Satyalancana Karya Satya XXX tahun sebanyak 86 orang, Satyalancana Karya Satya XX tahun sebanyak 79 orang, dan Satyalancana Karya Satya X tahun sebanyak 50 orang. Penganugrahan dilakukan langsung Gubernur Sumsel Alex Noerdin di Griya Agung Palembang, Selasa (15/8).

Gubernur Sumsel Alex Noerdin dalam sambutannya mengajak seluruh pegawai bekerja membangun dearah dengan mengedepankan kepentingan publik, menyelenggarakan pelayanan publik dengan optimal, menjalankan tugas dan fungsi pelayanan berdasarkan kebijakan-kebijakan publik secara proporsional.

Menurut Alex Noerdin, tantangan dalam membangun Sumsel kedepan akan semakin sulit dan kelancaran penyelenggaraan pemerintahan serta pelaksanaan pembangunan nasional tergantung dari kesempurnaan aparatur negara. Untuk itu sebagai ASN harus memiliki kesetiaan dan ketaatan kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara guna tercapainya pembangunan nasional.

“Jalanlah terus kedepan dengan tidak keluar dari peraturan perundang-undangan. Anda semua adalah motor penggerak sekaligus tauladan hingga Sumsel menjadi Provinsi yang diperhitungkan di Indonesia,” ungkapnya.

Lebih lanjut Gubernur Alex Noerdin mengharapkan kepada para penerima tanda kehormatan agar menjadikan momen ini sebagai modal memotivasi diri untuk meningkatkan prestasi kerja, meningkatkan disiplin kerja dan menjadi tauladan serta turut berperan mensukseskan Asian Games 2018.

“Tanyakan kepada diri sendiri masing-masing apakah sudah pantas menerima penghargaan ini atau tidak, saya sangat bangga karna tanda kehormatan ini diperoleh dalam pengabdian yang tidak singkat,” pungkasnya. (ril)

LEAVE A REPLY