Utsawa Dharmagita di Palembang Berlangsung Sukses, Bali Kembali Sabet Juara

294

Palembang– Utsawa Dharmagita tingkat nasional XIII tahun 2017 di Kota Palembang  berlangsung sukses, Provinsi Bali resmi sabet juara umum dengan perolehan meraih juara pertama sebanyak 23 mendali, juara kedua lima mendali dan juara ketiga empat mendali. Tampak kicauan dan tepuk tangan ribuan umat hindu yang berasal dari 33 Provinsi di Indonesia ini mengkhiasi Dinning Hall Wisma Atlit Jakabaring malam tadi. Minggu (10/07)

Utsawa Dharmagita (UDG) merupakan ajang lomba nyanyian suci keagamaan hindu se-Indonesia bertujuan untuk meningkatkan pengamalan kitab suci Weda, membudayakan kitab suci Weda bagi umat hindu serta sebagai bentuk toleransi antar umat beragama.

Acara penutupan UDG dimulai dengan performance Tarian Mandaw dari Kontingen Palang Karaya, pembacaan Weda Wakya dari pemenang lomba dan dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Kejuaraan oleh Ketua Dewan Juri Prof. Dr. I Nyoman Swarka, M.Hum.

Dalam kata sambutannya Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Joko Imam Sentosa mengungkapkan, keharmonisan kehidupan diantara masyarakat itu sendiri terlihat nyata di Sumatera Selatan (Sumsel) terbukti dengan kondusifitas yang terjadi di Provinsi Sumsel mrnjadi kerukunan Internal pemeluk agama dan kerukunan antara pemeluk agama betu-betul ditumbuh kembangkan di provinsi ini.

Dengan usainya pelaksanaan UDG tingkat nasional yang ke 13 ini. Ia mengucapkan  kepada  semua pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung mendukung sukses Daerah UDG, Pemerintah Provinsi Sumsel mengucapkan terima kasih, serta ucapan selamat kepada kontingan peserta UDG yang telah meraih kemenangan.

“ Sesungguhnya kesuksesan kegiatan UDG merupakan kemenangan yang esensial bagi kita semua. Kepada panitia pelaksana UDG, baik panitia pusat, maupun panitia daerah Pemprov Sumsel mengucapkan selamat, terima kasih  dan penghargaan yang setinggi-tingginya, atas kerja kerasnya mensukseskan pelaksanaan kegiatan UDG ke 13 tahun 2017,” ucapnya

Ia juga menuturkan, Provinsi Sumsel dengan semboyannya “Bersatu Teguh” betul-betul berkomitmen dalam menjalankan roda pemerintahan dan senantiasa berupaya memajukan dan meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat dalam semangat kekeluargaan yang didasari atas kesadaran untuk hidup bersama dalam keaneka ragaman.

Lanjut Joko, ada banyak suku bangsa, bahasa, adat-istiadat budaya hingga keyakinan yang hidup dan berkembang di Bumi Sriwijaya ini. Namun kesemuanya sangat harmonis, damai dan toleran. Kebhinekaan yang tumbuh di provinsi ini pula merupakan anugrah Tuhan Yang Maha Esa yang tak ternila harganya.

“Oleh karena itu jadikan semua itu sebagai faktor penginspirasi dan faktor perekat, penjalin semangat  kekeluargaan dalam satu kerangka dan bingkai besar NKRI,” tutur Joko dalam Penutupan Utsawa Dharmagita tingkat nasional XIII tahun 2017

Sementara Dirjen Bimas Hindu Kemenag RI, Prof I Ketut Widnya, MA, M.Phl memuji kerukunan antar umat beragama yang terjalin di Kota Pempek ini. Terlihat jelas dengan diadakannya UGD di Palembang ini menunjukan daerah Sumsel memiliki toleransi yang erat.

“Sumsel sangat maju dalam segala hal tidak hanya agama, Ini satu bukti daerah ini punya toleransi yang kuat dan masyarakatnya sudah menganut kebhinekaan dan menerima kultur beragam, Sumsel jadi wilayah toleransi dari berbagai daerah lainnya, selain mampu menciptakan kerukunan antar intern, ajang UDG ini pula mampu melaksanakan ajaran agama dengan baik” terangnya

Acara ini dihadiri juga oleh Ketua Pengurus Harian PHDI Pusat MayJen TNI ( Purnawirawan) Wisnu Bawetanaya, Ketua PHDI Provinsi Sumsel I Gusti Bagus Surya Negara, dan Para Utsawa Dharmagita Tingkat Nasional XIII Tahun 2017. (ril)

LEAVE A REPLY